Pencurian (Lagi) ?

Hari ini, hari yang menghebohkan. Bayangkan, kejadian pencurian terulang kembali, di hari yang sama, di jam yang sama, yakni pencurian telepon seluler alias HP. Kali ini Pusvita, teman sekelas gw. Dia kehilangan Handphone Nokia-nya hari sabtu, selepas Apel Pagi (sejenis upacara dilapangan sekolah). HP-nya tergolong cukup mahal. Dia menemukan HP-nya hilang setelah tahu yang tertinggal hanya silikon-nya saja. Sedangkan HP-nya raib entah kemana. Aneh, kok si pencuri meninggalkan silikonnya?


Sebelumnya, kejadian ini pernah terjadi, teman sekelas juga. Namanya Lhala. Dia kehilangan BB. Selepas apel pagi juga, hari sabtu juga. Awalnya lhala ragu, bahwa HP-nya terjatuh, terselip, atau entah tertinggal dimana. Tapi setelah mendengar kejadian Pusvita HP-nya hilang dan yang tertinggal hanya silikonnya, ini membuatku percaya bahwa kedua pencurian yang terjadi pada Lhala dan Pusvita ini memang terjadi. Pusvita yakin, sesampainya di sekolah HP-nya masih berada di genggamannya. Gw pun lihat sendiri, dia pake Hp-nya sebelum apel pagi.

Gw sempet curiga dengan kelas sebelah. Soalnya kejadian pencurian ini terjadi di lantai atas bagian barat. Lantai atas itu dibagi menjadi dua, ada lantai atas bagian barat & selatan. Lantai atas bagian selatan itu ada 3 kelas. Sedangkan lantai atas bagian barat (lokasi terjadinya pencurian ini) cuma ada 2 kelas. Satu kelas gw 11-TG dan satu lagi diisi oleh kelas 3, Entah kelas 3 apa. Gw lupa lagi.

Mengapa gw mencurigai kelas 3 / kelas sebelah? Karena pada waktu gw balik ke kelas, sehabis apel pagi, gw naik tangga, hendak menuju ke kelas. Lalu gw melihat ada anak kelas 3 yang keluar dari kelas. Seharusnya kan masuk ke kelas (karena sehabis apel pagi) Kok dia malah keluar kelas. Berarti dia gak ikut apel pagi kan? Peraturannya kan, semua siswa diwajibkan untuk mengikuti apel pagi sebelum pelajaran dimulai! Mula-mula sih, ga ada firasat buruk mengenai dia. Karena Pusvita belum menyadari HP-nya hilang dan melapor ke guru. Tapi setelah pelajaran pertama dimulai (pelajaran KWU saat itu). Baru Pusvita menyadari HP-nya hilang karena hanya silikonnya saja yang tertinggal.

Itulah mengapa saya mencurigai seorang siswa kelas 3 tersebut. Ya mau bagaimana lagi. Gw harus membantu apa? Sebenernya sih pengen ngobrol sama pusvita mengenai hal itu. Tapi gak ada gunanya. Toh, dia udah melapor ke Bu Eko dan menggeledah di kelas sebelah itu. Hasilnya nihil. Mungkin sama saja. Guru KWU yang seharusnya menerangkan materi pelajaran, malah ikut memarahi beberapa siswa kelas 3. Menurut ku, dia memarahi siswa tersebut karena tidak ikut apel. Tapi, gak tau tuh. Bisa saja pendapatku salah. Soalnya aku hanya melihat dibalik kaca jendela saja.

Semoga yang mencuri hp-nya pusvita / maupun hp-nya lhala, diberi kesadaran dan mengaku (meski mustahil). Kita ambil hikmah-nya saja...
Pencurian (Lagi) ? Pencurian (Lagi) ? Reviewed by Andi on 2/05/2011 Rating: 5

Tidak ada komentar