Waspada Mi Instan!

Apa coba makanan yang paling mudah kita bikin? Apa coba makanan yang bisa dikatakan efektif buat dibawa kemana-mana pas kita lagi kemping, rihlah dan sebagainya? Yap, jawabannya apalagi kalo bukan mi instan. Bagi kita remaja-remaja, mi instan kayaknya sih udah direken jadi makanan kebangsaan aja ya. Yah, selain mudah, juga murah!
Mi pertama kali dibuat dan berkembang di Cina. Teknologi pembuatan mi disebarin ama Marcopolo ke Italia, hingga ke seluruh daratan Eropa. Kini mi populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Mi yang beredar di Indonesia terdiri dari empat jenis, yaitu mi mentah, mi basah, mi kering, dan mi instan. Keempat jenis tersebut mempunyai pasar sendiri-sendiri, dengan jumlah permintaan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Dan yang paling deket dengan kita apalagi kalo bukan si instant itu.

Tapi ternyata ada tapinya neh, temans! Nggak sembarang kita bisa makan makanan yang berasal dari Cina namun ditemuin di Jepang ini. Kenapa emangnya?

Pastikan deh kamu punya selang waktu paling nggak 3 (tiga) hari setelah kamu terakhir mengonsumsi mi instan jika kamu akan mengonsumsinya lagi. Informasi kedokteran bahwa ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan nggak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Emang sih nggak begitu berbahaya kalo sekali dua kali mah, tapi kalo keseringan, wah selain kita bisa kecanduan, juga bisa bikin tubuh kembung karena berbagai penyakit.

 

Terdapat beberapa kelemahan dalam produk-produk mi. Umumnya mi sedikit sekali mengandung serat (dietary fiber) serta vitamin B dan E. Komposisi bahan mi instan belakangan ini sudah semakin komplet. Beberapa merek mi instan emang udah dilengkapi serat, sedikit sayuran, dan irisan daging kering, serta vitamin B dan E. namun, kita tetap saja perlu menambahkan bahan-bahan lain dari sumber luar, terutama sayuran dan sumber protein, agar nilai gizinya menjadi semakin baik.


Sumber: Majalah Saksi No.5 Tahun III 24 Agustus 2006
Waspada Mi Instan! Waspada Mi Instan! Reviewed by Andi on 8/25/2011 Rating: 5

Tidak ada komentar