Gratis vs. Berbayar

Haloww... udah lama nih gak menulis tentang catatan harian a.k.a diary. Ada dua catatan harian yang saya punya belakangan ini. Pertama, Diary Publik (yang diposting di blog yang semua orang dapat membacanya) & Diary Privat *ehem* (yang ditulis di buku lho) Asa teu kudu, hahaha... Oke, apa yang akan dibahas kali ini???

Kali ini kita akan membahas seputar Sistem Operasi yang gratis dan berbayar. (Kenapa postingan ini tidak ditempatkan di artikel biasa seperti yang lainnya saja? Kenapa harus di diary?) Hehe, apabila emang pertanyaan pemirsa di dalem hati begitu (tapi kalo bukan ya gak apa apa juga sih hehe *maksa*), ya sudah. Mari saya jelaskan. Ini adalah pendapat saya dan saya rasa tidak pantas apabila postingan ini ditempatkan bersama artikel lainnya. Lagi pula akan saya kaitkan postingan ini dengan kehidupan sehari-hari saya. Oke, penjelasannya cukup?? Mari kita to the point... Sistem operasi yang akan saya sebutkan adalah Ubuntu & Windows. Yang mana yang akan dijelaskan terlebih dahulu? Mari kita bahas Ubuntu.

  • UBUNTU
Apa sih kelebihan Ubuntu?
1. Ubuntu adalah sistem operasi bebas, gratis dan terbuka. Siapa saja dapat memodifikasi dan membuat distro-nya sendiri sesuai kehendaknya.
2. Tidak perlu bayar, tinggal download. (Kecuali jika kamu hendak membakarnya ke CD).
3. Efek Visual yang ditawarkan begitu menarik.
4. Tidak perlu memikirkan tentang virus.   

Lalu, apa yang jadi kekurangannya?
1. Namanya juga gratis, dukungan driver untuk hardware pasti kurang. Apalagi jika kamu menggunakan tablet-pen atau scanner. Kebanyakan sulit untuk menemukan drivernya.
2. Aplikasi-aplikasi tidak sehandal seperti aplikasi-aplikasi Windows. Meskipun menggunakan emulator seperti Wine, hasilnya tidak akan maksimal. Itu juga kalau bisa diemulatorkan.

Nah itulah kelebihan dan kekurangannya. Bagaimana dengan Windows. Saya percaya, mayoritas pembaca sekalian sekarang ini sedang membaca postingan ini dengan menggunakan Windows. Secara sudah dari dahulu windows yang selalu saja wajib mesti dipasang di komputer.

  • WINDOWS
Oke, mari kita bahas kelebihannya:
1. Karena Windows itu berbayar, dukungan driver hardware pasti baik dan berfungsi secara optimal.
2. Karena berbayar pula, aplikasi-aplikasi yang digunakan pasti handal dan profesional.
3. Digunakan dibanyak instansi atau lapisan masyarakat.
4. Bantuan dan Dukungan penuh pada setiap perangkat.

Dan apa kekurangannya?
1. Windows, secara sifatnya yang begitu optimal dan dapat digunakan secara maksimal terdapat celah keamanan yang Windows itu sendiri rentan terhadap virus. Tidak bisa tidak suatu komputer yang terpasang Windows tidak dipasang antivirus. Kecuali jika Windows tersebut dibekukan dengan DeepFreeze dsb.
2. Windows tidak dapat dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Meski kamu menemukannya itu adalah ilegal.

Saya sendiri lebih suka Ubuntu karena banyak keunggulannya tersendiri. Namun, karena saya berada di lingungan SMK yang berjurusan di Teknik Gambar Mesin :) yang perlu menggunakan software dari Autodesk seperti AutoCAD dan Inventor untuk mengerjakan tugas sekolah. Jadi, seharusnya saya sih menggunakan Windows untuk dapat menjalankannya. *Bagaimana dengan dual boot?* Memang benar, dengan dual boot kita bisa dapat menjalankan Ubuntu dengan Windows secara bersamaan di komputer yang sama. Namun, dual boot membutuhkan harddisk yang begitu besar. Dan mempersempit ruang bebas pada setiap OS. Lagipula bila partisi primer rusak maka os yang lainnya juga ikut rusak. Nah, bagaimana? Memuaskan tidak? Banyak hal yang tidak saya sebutkan dalam postingan kali ini.

Komentar ditunggu... See you next time... =)
Gratis vs. Berbayar Gratis vs. Berbayar Reviewed by Andi on 27 September Rating: 5