The Story of History

Banyak yang nggak suka ama pelajaran yang satu ini, terutama mereka yang nggak kuat sama acara hapal menghapal. Ada juga yang sewot, karena selalu dikuasai sama pihak-pihak yang emang berkuasa pada waktu itu dan punya kepentingan tertentu juga. Apa bener? Pantengin bahasannya di bawah ini...

Apa Itu Sejarah?
Sejak duduk di bangku SMP sampe detik ini, masih terngiang-ngiang di kepala kita, "Sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lalu, sekarang, dan yang akan datang". Canggih juga. Kayaknya universal gitu. Kalo mempelajari masa lalu dan masa sekarang, itu udah jelas. Kita belajar dari pengalaman yang ada. Lha? Kalo mempelajari masa mendatang, nggak ngambil job-nya astrolog ya? Enggak, lah. Coz maksud dari mempelajari masa mendatang itu sendiri adalah mencoba memprediksi apa-apa yang akan terjadi. Kata sejarah itu sendiri berasal dari Bahasa Arab, sajjarotun, yang artinya adalah pohon silsilah.

Prospek Kerjanya
Di Amrik, sejarawan lebih dihargai ketimbang artis, coz masyarakatnya memang terus ingin belajar dari sejarah. Tapi, jangan khawatir, disini juga banyak peluang kerja yang disediakan untuk lulusan ilmu sejarah. Misalnya aja yang utama banget adalah menjadi seorang sejarawan.

Selain itu, bisa juga jadi wartawan. Ketika mempelajari sejarah, nggak lupa juga diajarin teknik wawancara yang baik kepada objek wawancara. Misalnya aja dengan melihat terlebih dahulu latar dari objek tersebut, diharapkan dari hal ini, sang objek jadi nggak tertutup.

Selain itu bisa juga jadi guru, pemandu museum atau kota-kota tua bersejarah (seru banget nih!), editor khusus atau penterjemah, atau jadi penulis buku sejarah. Nah, seru banget kan belajar di jurusan sejarah, dan ingat, orang yang bijak adalah orang yang belajar dari masa lalunya.

Jadi Sejarawan yang Berkualitas
Kuliah di jurusan Sejarah mempelajari semua hal yang berkaitan sama ilmu kemanusiaan, karena objek dari ilmu sejarah itu sendiri adalah manusia dan segala hal yang berhubungan dengan manusia, aktivitas-aktivitasnya, politiknya, dan lain sebagainya.

Kalo ada yang bilang bahw sejarah itu selalu dikuasai sama pihak-pihak yang berkuasa, sehingga ada kesan bahwa sejarah itu "dibengkokkan", gimana? Menurut para sejarawan, nggak ada yang namanya istilah dibengkokkan. Yang ada yaitu sejarah yang belum selesai. Karena mungkin pada saat itu, fakta yang ada memang seperti itu, dan belum ditemukan fakta-fakta lainnya. Dari hal ini, justru bisa mantangin ahli sejarah yang ada untuk terus berusaha mendapatkan fakta yang benar. Hal itu disebabkan dalam ilmu sejarah, penulisan sejarah kembali atau sering disebut dengan historiografi, nggak bisa hanya ngandelin satu sumber saja, melainkan harus di bandingkan dengan pembandingnya.

Untuk menjadi sejarawan yang berkualitas itu sendiri ada syarat-syaratnya nih Pren, yaitu mesti obbjektif alias nggak boleh memihak atau menghakimi pihak-pihak terkait, melainkan dilakukan dengan analisis ilmiah, yaitu nggak ngurangin inti dari objek yang diteliti.

Melatih Berpikir Kritis
Manfaat mempelajari ilmu sejarah, para mahasiswanya dilatih untuk berpikir kritis, nggak mudah percaya dengan satu sumber aja. Seperti udah diungkapin di atas, fakta yang ada mesti di bandingkan dulu dengan fakta lainnya yang lebih luas. Intinya sih, berusaha tuk mencari kebenaran itu sampai dapat!

Berpikir lebih kritis? Itulah yang ngebedain juga dengan ilmu sejarah yang dipelajarin di bangku SMA. Di SMA, wajar juga kalau jadi pada ilfil sama pelajaran yang satu ini, coz selalu menghapal dan menghapal tanggal bersejarah, peristiwa-peristiwanya, tokoh-tokoh yang bermain di dalamnya. Hal itu disebabkan karena pelajaran tersebut kurikulumnya dirancang oleh pemerintah yang berkuasa pada saat ini. Kalau di bangku kuliahan, mahasiswanya lebih dikasih keleluasaan untuk menganalisis sejarah yang ada dari berbagai sudut pandang, dan di sini pula lah daya berpikir kritis para mahasiswanya terbentuk.

Mata Pelajaran Lain yang Dipelajari
Ternyata, untuk mempelajari sejarah juga dibutuhkan dukungan dari ilmu pengetahuan lainnya. Anak sejarah, dikasih juga mata pelajaran pengatar Ilmu Politik yang bertujuan untuk ngelatih pemikiran para mahasiswanya akan dunia perpolitikan, kebudayaan, ilmu hukum, dan lain sebagainya.

Selain belajar ilmu politik, dipelajarin juga bahasa Belanda, coz, arsip-arsip yang ada di Indonesia sebagian besar berbahasa Belanda. bahkan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang asli pun ada di negeri kincir angin dan bunga tulip itu...

Kahfi, Saksi, N02 TIII 010506
The Story of History The Story of History Reviewed by Andi on 10/15/2011 Rating: 5

Tidak ada komentar